Dewan Pers: Kembalikan Akses Peliputan Wartawan CNN Indonesia

Dewan Pers menyerukan BPMI Setpres memberikan penjelasan mengenai pencabutan ID Card wartawan CNN Indonesia agar tidak menghambat pelaksanaan tugas jurnalistik di lingkungan Istana. (Foto: Gardu.id/Dewan Pers)
banner 468x60

Jakarta, Gardu.id – Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat meminta pengembalian akses peliputan wartawan televisi CNN INdonesia yang secara sepihak dicabut Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden (BPMI Setpres) usai bertanya soal keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) ke Presiden Prabowo Subianto.

“Dewan Pers meminta agar akses liputan wartawan CNN Indonesia yang dicabut segera dipulihkan, sehingga yang bersangkutan dapat kembali menjalankan tugas jurnalistiknya di Istana,” ujar Komaruddin Hidayat dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (28/9/25).

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Ia membenarkan, lembaganya telah menerima pengaduan pencabutan ID Pers wartawan CNN Indonesia yang bertugas di lingkungan Istana Kepresidenan.

Komaruddin mengingatkan semua pihak untuk menjunjung tinggi pelaksanaan kemerdekaan pers yang dijalankan wartawan di mana pun bertugas.

“Biro Pers Istana sebaiknya memberikan penjelasan mengenai pencabutan ID Card wartawan CNN Indonesia agar tidak menghambat pelaksanaan tugas jurnalistik di lingkungan Istana,” kata Komaruddin dalam keterangan tertulis di Jakarta, .

Komaruddin menyeru semua pihak untuk menghormati tugas dan fungsi pers yang mengemban amanah publik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 40/1999 tentang Pers.

Ia berharap agar kasus ini maupun kasus serupa tidak terulang di masa mendatang demi terjaganya iklim kebebasan pers di Indonesia.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi CNN Indonesia Titin Rosmasari mengonfirmasi seorang staf BPMI Setpres mengambil langsung kartu identitas Pers Istana milik Diana ke Kantor CNN Indonesia TV di Jakarta, Sabtu (27/9/25).

“Benar telah terjadi pencabutan ID Pers Istana atas nama Diana Valencia. 27 September 2025. Tepatnya pukul 19.15 Seorang petugas BPMI mengambil ID Pers Diana di kantor CNN Indonesia,” kata Titin dalam keterangan seperti dirilis CNN Indonesia, Minggu (28/9/25).

Ia mengaku terkejut dan mempertanyakan dasar atau alasan pencabutan ID Pers tersebut. ⁠Secara resmi, CNN Indonesia telah mengajukan surat ke BPMI dan Mensesneg untuk mempertanyakan tindakan tersebut.

Titin juga menyatakan, pertanyaan wartawan CNN Indonesia Diana Valencia ke Presiden Prabowo terkait isu program MBG masih kontekstual dan sangat penting yang menjadi perhatian publik Indonesia belakang ini.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60