Semakin Bertambah, Total Korban Meninggal Ambruknya Ponpes Al-Khoziny Jadi 63 Orang

Update terakhir jumlah korban meninggal ambruknya ponpes Al-Khoziny, Sidoarjo bertambah menjadi 63 orang. (Foto: Gardu.id/Humas BNPB)
banner 468x60

Sidoarjo, Gardu.id – Pencarian korban runtuhan gedung Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo memasuki hari ke-8 dan terus dikebut. Hingga Senin (6/10) sore, tercatat 63 korban meninggal dunia, enam di antaranya berupa potongan tubuh atau body part.

Kasubdit RPDO (Pengarahan dan Pengendalian Operasi) Bencana serta Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) Basarnas, Emi Freezer, menjelaskan bahwa sepanjang hari ini tim gabungan berhasil mengevakuasi 10 jenazah dan satu potongan tubuh dari reruntuhan di sisi belakang bangunan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Dengan demikian, hingga laporan terakhir, total terdapat 10 korban dan 1 body part berhasil diekstrikasi dan dilanjutkan evakuasi pada H.8 di sektor A3 dan A2,” kata Freezer, Senin petang.

Seluruh jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk proses identifikasi oleh tim DVI Polda Jatim.

“Proses evakuasi masih terus berlangsung. Pembersihan puing difokuskan ke sisi utara pada bagian yang tidak terintegrasi dengan struktur utama,” ucapnya.

Dengan temuan terbaru itu, sampai Senin (6/10) pukul 17.39 WIB jumlah korban yang ditemukan mencapai 167 orang. Rinciannya, 104 korban selamat dan 63 meninggal dunia, termasuk enam berupa potongan tubuh.

Adapun jumlah korban yang masih belum ditemukan belum dapat dipastikan. Data tersebut bisa berubah karena potongan tubuh yang dievakuasi masih perlu diidentifikasi, apakah berasal dari individu yang sama atau berbeda.

Bangunan tiga lantai beserta musala di asrama putra Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, ambruk pada Senin (29/9) sore. Saat peristiwa terjadi, ratusan santri diketahui tengah melaksanakan Salat Ashar berjemaah di gedung yang masih dalam proses pembangunan itu.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60