Medan, Gardu.id – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan, percepatan pencairan dana Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/kel) Merah Putih sebesar Rp3 miliar per kopdes/kel paling lambat bisa dilakukan pekan depan.
“Kalau dua hari dari kemarin Kamis (18/9/25), dan Jumat (19/9/25). Jadi hari Senin (22/9/25). Tapi kita voor-lah sampai hari Rabu (24/9/25). Mudah-mudahan dana itu sudah bisa dimanfaatkan,” ungkap Zulkifli seusai mengikuti rapat konsolidasi Satgas Nasional, Satgas Provinsi, dan Satgas Kabupaten/Kota se Provinsi Sumatera Utara ‘Percepatan Operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih’ di Kantor Gubernur Sumut, Jumat (19/9/25).
Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) No. 9/2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Maret 2025.
Menko menjelaskan, pemerintah melalui Kementerian Keuangan sudah mengalokasikan uang senilai Rp200 triliun yang sejak pekan lalu sudah disalurkan lewat lima bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Kelima bank itu adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, Bank Tabungan Negara (BTN), dan Bank Syariah Indonesia (BSI).
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UKM) Provinsi Sumatera Utara Naslindo Sirait mengatakan, seluruh kepala daerah se-Sumut akan menjalankan Kopdes/kel Merah Putih.
“Seluruh bupati/wali kota di Sumut sebagai ketua satgas di kabupaten/kota siap mengoperasionalkan Koperasi Merah Putih,” katanya.
Pemprov Sumut akan mendorong supaya agar Kopdes/kel Merah Putih berjalan sebagaimana mestinya. Data Dinkop UKM Provinsi Sumut menyebutkan, tercatat sebanyak 6.110 Kopdes/kel Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan se-Sumut telah terbentuk.
“Sudah, sudah jalan. Sudah ada 202 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Sumut yang aktif. Nanti yang lainnya akan menyusul. Dananya sedang proses penyusunan juknis (petunjuk teknis) dari Himbara, dan kami sedang menyiapkan proposal bisnis,” jelas Naslindo.





