Menkeu Purbaya Janji Pacu Kontribusi Danantara

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa RDP dengan Komisi XI DPR RI di Gedung Parlemen di Senayan, Jakarta, Rabu (10/9/25). (Foto: Tangkapan layar TV Parlemen)
banner 468x60

Jakarta, Gardu.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berjanji memacu peningkatan kontribusi investasi Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) secara konsisten hingga 2029.

Komitmen tersebut dikemukakan Menkeu Purbaya dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI terkait pengantar Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) 2026, di Jakarta, Rabu (10/9/25), sebagai langkah percepatan investasi agar pertumbuhan ekonomi dapat didorong lebih tinggi.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Salah satu langkahnya adalah mewujudkan penguatan peran swasta dan Danantara, agar percepatan investasi tak hanya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kontribusi investasi dari Danantara diharapkan terus meningkat hingga 2029, seiring meningkatnya kontribusi swasta,” kata dia.

Menurut Purbaya, investasi strategis yang dilakukan Danantara sebagai sovereign wealth fund diarahkan untuk mendukung sektor-sektor produktif yang memiliki nilai tambah tinggi, meluaskan kesempatan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan.

Pemerintah pun, tegasnya, turut hadir melalui APBN sebagai katalis untuk menggairahkan peran sektor swasta. Sebaliknya, Danantara dan swasta dapat berkontribusi besar sebagai motor pertumbuhan ekonomi. “Secara paralel, APBN juga terus menggelontorkan dukungan untuk pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.”

Dukungan itu diarahkan untuk proyek-proyek prioritas yang mempunyai daya ungkit terhadap pertumbuhan, di antaranya perumahan, infrastruktur pendukung ketahanan pangan dan ketahanan energi, serta sarana dan prasarana pendidikan dan kesehatan.

Dalam paparannya, pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) pada Rancangan APBN (RAPBN) 2026 ditarget sebesar 5,4%, lebih tinggi dari target APBN 2025 sebesar 5,2%.

Dari sisi komponen PDB, proyeksi investasi melambat dari 5,5% tahun ini menjadi 5,2% tahun depan. Sebaliknya, target pertumbuhan konsumsi rumah tangga meningkat dari 5,0% tahun ini menjadi 5,2% tahun depan.

Pertumbuhan ekspor juga ditargetkan naik dari 5,4% menjadi 6,7%. sementara sektor pertanian diperkirakan tumbuh 4,1%, manufaktur 5,2%, serta informasi dan komunikasi 8,0%  pada tahun depan.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60