Retret Mahasiswa baru UKWK Untuk Meningkatkan Persatuan dalam Keberagaman dan kerukunan Dalam Beriman

banner 468x60

Kota Malang, Gardu.id – Salah satu program rutin tahunan dari Unit Aktivitas Kerohanian Mahasiswa (UAM) Kerohanian di Universitas Katolik Widya Karya (UKWK) Malang adalah menyelenggarakan retret.

Retret tahun ini mengambil tema “Persatuan di Tengah Keberagaman, Kerukunan Dalam Beriman” yang diikuti oleh mahasiswa baru dari berbagai latar belakang agama yang dilaksanakan di Pusat Spiritualitas Passionis di Pandanlandung, Kecamatan Dau, Malang, pada Sabtu-Minggu, 22-23 November 2025.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Pada hari pertama, sesudah acara pembukaan disampaikan materi oleh Pembina UAM Kerohanian, Dr. Agustinus Indradi, M.Pd. dengan materi “Menemukan Diri, Menemukan Arah”. Dalam paparannya Agus menyatakan bahwa sebelum menentukan arah hidup di masa depan, setiap pribadi harus mampu menemukan dirinya sendiri. Dengan bisa mampu menemukan diri, maka akan mampu mengenali potensi diri, menentukan arah hidup yang pasti, dan tidak mudah terbawa arus.

“Bedakan bebek dan daun kering di sungai. Yang satu bergerak, tetapi tidak terbawa arus. Yang lain juga bergerak, tetapi terbawa arus. Itulah bedanya antara bergerak dan terbawa arus. Saat kalian bisa menemukan diri kalian sendiri, kalian akan senantiasa bergerak tetapi tidak akan terbawa oleh arus,” ungkapnya.

Sesi pertama selesai dilanjutkan ibadat sesuai agama masing-masing para peserta. Pada hari pertama itu juga sebelum acara kebersamaan dalam menjalin persatuan dalam keberagaman melalui acara api unggun disampaikan materi kedua oleh Romo Stefanus Si, Pr.

Romo Stefanus menekankan pentingnya menjaga kerukunan dalam kehidupan di antara antara orang lain yang memiliki keyakinan yang berbeda-beda.

“Kita ini lahir dan besar di antara orang yang memiliki keyakinan yang berbeda-beda. Tetapi perlu diingat bahwa nilai kemanusiaan itu tidak pernah berubah. Maka, kita senantiasa harus senantias berusaha hidup rukun dengan orang lain yang memiliki iman yang tidak sama dengan yang kita anut,” ungkapnya.

Yohanes Rosario Vito Dwi Saputro selaku Ketua Panitia dalam sambutannya berharap bahwa kegiatan retret tahun ini sungguh-sungguh bisa membantu para mahasiswa baru untuk bisa mengenali dirinya sendiri dan mampu menemukan arah hidup yang tepat. Selain itu, dalam kehidupan di kampus yang mahasiswanya berasal dari berbagai latar belakang suku, etnis, dan agama yang berbeda-beda semakin bisa saling menghargai dan menghormati.

Jon Erikson selaku Ketua Umum UAM Kerohanian menegaskan bahwa memang kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa kebersamaan dan toleransi ditengah keberagaman latar belakang mahasiswa.

Pada hari kedua, acara diisi dengan kegiatan outboud.

“Dengan outbound ini, saya merasa betapa pentingnya kebersamaan dan saling percaya itu”, begitu yang diungkapkan Rama selaku salah satu peserta.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60